PPKM Diperpanjang, Mal dan Restoran Boleh Buka Hingga Pukul 8 Malam


 

Pemerintahan sudah memilih untuk perpanjang Pemerlakukan Limitasi Aktivitas Warga (PPKM) Jawa Bali sampai 8 Februari 2021 kedepan. Keputusan itu langsung dikatakan oleh Ketua Komite Pengatasan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.


Dalam peraturan itu, ada ketentuan yang dirubah, seperti jam operasional mal dan restaurant dari yang awalannya sampai jam 19.00 WIB jadi optimal jam 20.00 WIB.


"Dalam limitasi aktivitas yang ditata ada perombakan yakni di bidang mal dan restaurant, di mana mal dan restaurant yang dalam tepian tempo hari optimal jam 7. Nah sebab ada banyak daerah yang cukup flat, karena itu ini di ganti jadi s/d jam 8 malam," tutur Airlangga sama seperti yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (21/1/2021).


Bola Online Terpercaya Untuk ketentuan yang lain seperti kerja dari rumah atau work from home, kata Airlangga, masih diaplikasikan 75 %. Hingga, cuman 25 % saja yang bekerja di kantor. Disamping itu, proses belajar mengajarkan masih tetap dilaksanakan secara daring.


"Bidang fundamental terhitung industri masih 100 % bekerja, pusat berbelanja mal s/d jam 8 (malam), dine in 25 %, take away dibolehkan," terang Airlangga.


"Aktivitas lain seperti konstruksi masih berjalan aktivitas, aktivitas beribadah 50 %, sarana umum ditutup, selanjutnya tentu saja berkaitan dengan transportasi ditata oleh setiap pemda," sambungnya.


Peraturan PPKM ini sendiri telah diterapkan di tujuh propinsi yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali dan diterapkan di 73 kabupaten/kota. Airlangga sampaikan, sepanjang PPKM dilaksanakan, masih ada 29 kabupaten/kota dengan resiko tinggi atau masuk zone merah.


"(Terdapat) 41 kabupaten/kota resiko sedang dan 3 kabupaten/kota resiko rendah," sebut Airlangga.


Disamping itu, lanjut Airlangga, dari 7 propinsi itu masihlah ada kenaikan di lima propinsi. Sesaat, cuman dua propinsi saja yang alami pengurangan yakni Banten dan Yogyakarta.


"Berdasar patokan-parameter itu, yakni kasus mingguan ada 52 kabupaten/kota masih alami peningkatan, dan 21 turun. Kasus aktif 46 kabupaten/kota masihlah ada penanjakan, dan 24 turun dan 3 masih," lanjut Airlangga.


Sesaat, tingkat kematian di 44 kabupaten/kota masih alami peningkatan dan 29 kabupaten/kota turun. Sedang, tingkat kesembuhan, sekitar 33 kabupaten/kota alami pengurangan dan 34 kabupaten/kota bertambah, dan 6 kabupaten/kota masih.

Postingan populer dari blog ini

K-pop does not have actually details discussed music components just like a form of defeat or even lyrical design, mentioned Lee.

"The examination is actually going to become performed,"

Together, the two reviews include findings from over 100 studies.